Jawaban singkat: pilih kertas continuous form berdasarkan printer, ukuran kertas yang sudah terbukti digunakan, format cetak, dan kebutuhan potongan kertas. Nama aplikasi PPOB saja belum cukup untuk memastikan kecocokan.
Memahami A4/4 dan jumlah lembar struk
Pada produk A4/4 di KertasPPOB.com, satu lembar utuh terbagi menjadi empat bagian struk. Contoh: 1.000 lembar utuh menghasilkan 4.000 lembar struk. Jumlah yang ditampilkan pada pilihan kemasan menghitung bagian struk tersebut.
Label contoh mencantumkan 9,5 × 11/4 inci: ukuran nominal satu lembar utuh 241,3 × 279,4 mm dan satu bagian struk 241,3 × 69,85 mm. A4/4 merupakan nama format produk, sehingga jangan langsung memilih setelan A4 biasa pada printer. Angka ini adalah konversi label; tetap ukur contoh fisik dan bedakan lebar total dari area cetak. Lihat foto label dan penjelasan ukuran di katalog.
Checklist sebelum memilih kertas
| Yang diperiksa | Informasi yang perlu dicatat | Tujuannya |
|---|---|---|
| Printer | Merek, tipe, dan mekanisme penarik kertas | Memastikan jalur dan lebar kertas sesuai |
| Kertas lama | Foto kemasan, kode ukuran, dan bentuk fisik | Mengurangi risiko memilih ukuran yang berbeda |
| Format cetak | Orientasi, margin, skala, dan pembagian halaman | Mencegah hasil cetak terpotong atau bergeser |
| Potongan kiri | Perlu atau tidak berdasarkan contoh kertas lama | Memilih variasi fisik yang tepat |
| Kebutuhan rangkap | Jumlah salinan yang diperlukan | Menentukan jumlah rangkap; produk yang tersedia di katalog adalah 1 ply |
1. Catat merek dan tipe printer
Mulailah dari perangkat yang digunakan. Cari nama merek dan tipe printer pada bodi perangkat, label belakang, buku panduan, atau menu pengaturan printer di komputer. Informasi ini lebih berguna daripada hanya menyebut nama aplikasi pembayaran.
Jika printer memakai pengunci atau penarik kertas di sisi kiri dan kanan, foto bagian tersebut dalam kondisi kertas terpasang. Foto akan membantu memperlihatkan posisi lubang tepi, lebar jalur, dan arah masuk kertas.
2. Jadikan kertas lama sebagai pembanding
Apabila kertas yang lama sudah mencetak dengan benar, gunakan sebagai pembanding utama. Foto kemasan, kode ukuran, garis perforasi, lubang tepi, serta bagian yang dapat disobek. Bila tidak ada kemasan, ukur kertas secara hati-hati dan sertakan foto dengan penggaris agar ukurannya mudah dibaca.
3. Periksa format cetak di komputer
Kertas yang benar tetap dapat menghasilkan cetakan yang terpotong apabila pengaturan halaman tidak sesuai. Periksa ukuran halaman, orientasi, margin, skala, dan posisi pembagian struk. Lakukan uji cetak sebelum memesan dalam jumlah besar.
4. Tentukan kebutuhan potongan kiri
Katalog awal KertasPPOB.com membedakan continuous form A4/4 dengan potongan kiri dan tanpa potongan kiri. Pilih berdasarkan bentuk kertas yang sudah digunakan dan kebutuhan format cetak, bukan berdasarkan perkiraan.
Kesalahan yang perlu dihindari
- Memilih kertas hanya dari nama aplikasi PPOB.
- Mengandalkan sebutan ukuran tanpa memeriksa kemasan atau bentuk fisik.
- Memesan banyak sebelum melakukan uji cetak.
- Mengubah ukuran kertas sebelum memeriksa margin dan skala cetak.
- Menganggap semua printer menggunakan jalur dan pengaturan yang sama.
Informasi yang sebaiknya dikirim melalui WhatsApp
- Merek dan tipe printer.
- Foto printer saat kertas terpasang.
- Foto kemasan atau kode kertas lama.
- Foto contoh hasil cetak.
- Kebutuhan dengan atau tanpa potongan kiri.
- Jumlah kebutuhan dan lokasi pengiriman.
Pertanyaan umum
Apakah jenis kertas bisa ditentukan dari nama aplikasi PPOB?
Belum tentu. Printer, ukuran halaman, margin, dan format cetak ikut menentukan kecocokan.
Bagaimana jika tipe printer tidak diketahui?
Kirim foto bagian depan, belakang, label perangkat, dan posisi kertas terpasang. Informasi tersebut dapat membantu proses pemeriksaan awal.
Apakah sebaiknya langsung membeli dalam jumlah besar?
Sebaiknya pastikan ukuran dan hasil uji cetak terlebih dahulu. Ketersediaan, isi kemasan, dan minimum pembelian akan dikonfirmasi sebelum pemesanan.
