Cara Mengatasi Cetakan Struk Terpotong, Bergeser, atau Miring

Jawaban singkat: cetakan yang terpotong, bergeser, atau miring tidak selalu berarti kertasnya salah. Periksa jalur kertas, posisi tractor feed (penarik kertas melalui lubang tepi), ukuran halaman pada aplikasi dan driver, margin, orientasi, skala, serta posisi awal cetak sebelum mengganti kertas.

Kenali gejalanya terlebih dahulu

GejalaHal yang perlu diperiksaTindakan awal
Bagian kiri atau kanan terpotongLebar halaman, margin, skala, dan posisi kertasSamakan ukuran halaman aplikasi dan driver, lalu uji satu cetakan
Cetakan terlalu naik atau turunPosisi awal cetak atau top-of-formPeriksa posisi awal sesuai petunjuk printer
Posisi makin bergeser pada halaman berikutnyaPanjang halaman atau form lengthCocokkan panjang halaman pada aplikasi, driver, dan printer
Kertas masuk miringPosisi tractor, pengunci, dan jalur kertasLuruskan suplai kertas dan pastikan pengunci terpasang
Perforasi tidak sejajar dengan tempat sobekPosisi tear-off atau micro-adjustGunakan penyetelan bawaan sesuai manual printer

Sebelum mengubah pengaturan

  • Simpan satu contoh hasil cetak yang bermasalah.
  • Catat merek dan tipe printer.
  • Foto posisi kertas saat terpasang.
  • Catat ukuran halaman, orientasi, margin, dan skala yang sedang digunakan.
  • Hentikan antrean cetak berulang agar kertas tidak terbuang selama pemeriksaan.

1. Periksa jalur dan posisi kertas

Pada printer yang menggunakan tractor feed, letakkan suplai kertas lurus dan sejajar dengan jalur masuk. Pastikan lubang tepi terpasang pada pin tractor kiri dan kanan, penutup sprocket tertutup, serta pengunci tidak bergerak saat kertas berjalan.

Kertas tidak boleh tertarik terlalu tegang atau menggantung tidak beraturan. Singkirkan benda yang menghalangi jalur masuk dan keluar. Jika bentuk mekanisme printer berbeda, ikuti panduan resmi untuk model tersebut.

2. Samakan ukuran halaman di aplikasi dan driver

Ukuran atau panjang halaman pada aplikasi harus sesuai dengan pengaturan driver printer. Jika aplikasi menggunakan satu ukuran sementara driver menggunakan ukuran lain, posisi cetakan dapat bergeser dan kesalahan bisa bertambah pada setiap lembar atau bagian struk.

Jangan mengandalkan nama aplikasi PPOB sebagai patokan. Periksa pengaturan cetak yang benar-benar dipakai saat transaksi berlangsung.

3. Periksa orientasi, margin, dan skala

Pastikan orientasi halaman sesuai dengan format struk. Bandingkan margin kiri, kanan, atas, dan bawah dengan contoh cetakan yang benar. Hindari mengubah banyak pengaturan sekaligus; ubah satu hal, lakukan satu uji cetak, lalu catat hasilnya.

Fitur seperti “sesuaikan ke halaman” atau perubahan skala dapat membantu pada dokumen tertentu, tetapi juga dapat mengubah posisi dan ukuran hasil cetak. Gunakan hanya jika sesuai dengan format yang direkomendasikan oleh aplikasi.

4. Periksa posisi awal cetak dan perforasi

Jika cetakan selalu terlalu tinggi atau rendah, periksa posisi awal cetak. Pada sebagian printer continuous form terdapat fungsi top-of-form, tear-off, atau micro-adjust. Gunakan tombol dan prosedur yang dijelaskan dalam manual printer; jangan memaksa kertas atau memutar komponen yang tidak ditujukan untuk penyetelan posisi.

5. Periksa pengaturan ketebalan bila diperlukan

Printer tertentu memiliki pengaturan ketebalan kertas untuk lembar tunggal atau formulir rangkap. Posisi yang tidak sesuai dapat memengaruhi jalannya kertas atau kualitas cetak. Gunakan pengaturan berdasarkan jenis kertas dan petunjuk resmi printer, bukan perkiraan.

6. Lakukan uji satu transaksi

Setelah satu perubahan dilakukan, cetak satu contoh. Periksa posisi teks, batas kiri dan kanan, awal cetak, perforasi, serta pergeseran ke bagian berikutnya. Jangan langsung mencetak banyak sebelum hasilnya konsisten.

Kapan sebaiknya pemeriksaan dihentikan?

Hentikan uji jika kertas berulang kali macet, lubang tepi mudah robek, terdengar suara mekanis yang tidak biasa, pengunci tractor rusak, atau kertas tidak dapat bergerak sesuai prosedur manual. Jangan menarik kertas secara paksa saat mekanisme printer masih menahannya. Gunakan bantuan teknisi atau pusat servis resmi jika gangguan bersifat mekanis.

Informasi yang perlu dikirim jika masalah belum selesai

  • Merek dan tipe printer.
  • Foto kertas saat terpasang pada tractor.
  • Foto kemasan atau kode ukuran kertas.
  • Foto hasil cetak yang memperlihatkan bagian terpotong atau bergeser.
  • Tangkapan layar ukuran halaman, orientasi, margin, dan skala.
  • Keterangan apakah masalah terjadi sejak cetakan pertama atau bertambah pada halaman berikutnya.

Pertanyaan umum

Mengapa kertas A4/4 masih menghasilkan cetakan terpotong?

Nama ukuran saja belum cukup. Pengaturan driver, margin, orientasi, skala, posisi tractor, dan format aplikasi juga harus sesuai.

Mengapa posisi cetak semakin bergeser pada bagian berikutnya?

Periksa kecocokan panjang halaman atau form length pada aplikasi, driver, dan pengaturan printer. Selisih kecil dapat terakumulasi pada cetakan berikutnya.

Apakah kertas harus langsung diganti?

Belum tentu. Bandingkan bentuk dan ukuran kertas dengan kertas lama, lalu periksa pengaturan dan jalur printer terlebih dahulu.

Masih membutuhkan bantuan?

Kirim informasi printer, foto pemasangan kertas, dan contoh hasil cetak melalui WhatsApp agar pemeriksaan awal lebih terarah.